kemauan kemampuan kenyataan
rasanya semakin hari, dengan semakin banyaknya informasi yang datang, minat yang bertambah, berganti, keinginan yang terkuak, hasrat yang sebenernya, semangat berbuat, buangan waktu, pikiran yang tumpah ruah, keinginan dasar, sebenernya buat apa sih?
semakin lama, semakin mikir..hidup cuma sebentar, yang gak tau bakal diambil kapan nyawanya. trus mikir, kalo hidup ini cuma habis sama kuliah,nugas, gosip, bengong, nongkrong, ngebego, jajan..rasanya sayang banget..
walaupun sehabis itu ada pemikiran, yaa sebenernya kita hidup buat apa? buat kehidupan akhirat? ya kalo kayak gitu berbuat sebaik2nya aja sama apa yang kita jalanin sekarang.
tapi saya gak yakin.
gak yakin kalo itu yang bener2 saya pengen. menjalani hidup sebaik2nya, meraih kesuksesan, terus apa? apa bener itu tujuannya?
jadi mikir, apa sebaiknya saya cukup jalani yang saya suka dengan sebaik2nya aja?keluar dari semua ini setelah sadar sepertinya ini bukan yang saya mau..
bukan gak mau juga, tapi masih bingung. kadang kalo kita lebih baik di suatu hal, kita pikir itu yang lebih baik buat kita. tapi apa bener itu yang paling baik buat kita?
saya suka dengan apa yang saya jalani dan mungkin akan saya jalani setelah rel ini yang saya pilih. tapi saya juga gak suka lama2 duduk di kereta. saya pengen sesekali turun di stasiun, jalan2 di kota yang disinggahi, menikmati suasana, dan sekedar jadi bagian dari hidup, alam, lingkungan. sebagai manusia yang sama seperti rumput, pohon, kuda, air, alam ini.
makin lama saya makin merasa terjebak.
entah deh itu kenapa. rasanya tiap pagi saya bangun, ada keganjalan yang saya rasakan. seperti penghalang, nasihat, dorongan, yang sesungguhnya. tapi saya sendiri gak tau apa.
yang paling saya tau dari diri saya adalah saya belum kenal diri saya sendiri.
rasanya belum ada sesuatu hal yang bener2 pas. yang sekarang, kemarin. yang baru terjadi karena kejadian kemarin. keinginan sekarang, keinginan kemarin. ekh
mungkin ini cuma luapan perasaan gak mampu. gak mampu mengharmonisasikan kemauan, kemampuan,dan kenyataan..
terlalu banyak yang dimau, terlalu sedikit yang mampu dilakukan, kenyataan yang berbeda dari yang diharapkan.
ya Allah jauhkanlah aku dari setan yang terkutuk. jauhkanlah aku dari label temannya setan, yang bermalas2an, dan mengingkari nikmatmu ya Allah. bantulah aku menjadi manusia yang lebih baik ya Allah, yang bisa mengendalikan hawa nafsunya, yang berpegang teguh pada imannya. ya Allah, pliiissss beri aku petunjuk atas apa yang kujalani. beri petunjuk agar aku mengabaikan hal yang hanya godaan semata yang lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. beri petunjuk agar aku mengindahkan hal baik yang bisa kujalani, yang lebih banyak manfaatnya.
kalo bisa ya Allah, beri aku bonus kemampuan memutuskan mana yang harus kupilih, mana yang harus kuabaikan. karena sulit bagiku memilih, apalagi aku ini masih plin plan, banyak terkesimanya, kurang ilmu.ekh. tapi kalau Engkau inginnya tidak langsung memberiku kemampuan itu, bantulah aku ya Allah supaya aku bisa cepat menguasai hal itu. amiiiiin ya robbal alamiiiiin
Comments
Post a Comment