Theme of the year 2022
- Get link
- X
- Other Apps
Karena kemarin-kemarin memulihkan diri dari masa sakit, gw pun gak sempet melakukan sesuatu hal yang selalu gw lakukan tiap tahun yaitu menuliskan tema tahun baru gw. Makanya nulis sekarang.
Well.
Setelah berpikir panjang mengenai kehidupan gw di tahun kemarin (sekitar 5 menit setiap minggunya), akhirnya ada tema yang gw rasa cocok untuk gw jalani tahun ini.
Pertama, gw merasa tahun-tahun lalu gw terlalu banyak membuat 'restriction' ke diri gw sendiri. Mulai dari challenge low-buy ke no-buy year, dan segala macam challenge yang gw lakukan karena gw pengen aja (semuanya juga gw tulis di blog ini ya...).
Gw ngerasa memang rules dan restriction itu ada banyak sisi baiknya juga, gw jadi gak banyak mikir buat mempertimbangkan barang yang akan dibeli (karena langsung ngelarang diri buat beli apapun yang udah masuk list terlarang), trus gak banyak mikir in general karena gw udah bikin rule sendiri yang tinggal gw ikutin aja..
Rasanya sudah cukup sih untuk rules dan segala restriction. Tahun ini gw mau,
Follow my heart
W.O.W.
Kedengerannya kayak excuse biar gw bisa sesuka hati, tapi emang biar sesuka hati. Gw pengen lebih conscious sama keputusan yang gw buat, gak langsung bikin keputusan semata-mata hanya berdasarkan rules yang sebelumnya gw bikin, walau itu emang lebih gampang dan efisien.
Gw juga pengen lebih bisa expressing apa yang lagi gw suka. Contoh kecilnya aja, tahun lalu dengan no-buy year, gw melarang pembelian semua art and craft supplies (alasannya karena supplies gw juga masih banyak yang belum kepake), tapi dengan larangan itu juga gak membuat gw make craft supplies yang gw punya. Emang gak kenapa-kenapa juga sih gak beli hal-hal tersebut, cuma gw baru sadar ya dari gw kecil emang hal-hal itu yang bikin gw enjoy dan ada di 'the zone' (eaak). Jadi gw pengen lebih kasih kebebasan ke diri gw aja.
Follow my heart kedengerannya juga kayak bertentangan sama gw yang cenderung merasa harus menimbang untung rugi, baik buruk, pros and cons, dan yang biasanya berusaha mengambil keputusan yang paling tepat secara rasional (tapi suka tiba-tiba akan spontan di ujung tanpa aba-aba, my life) dan efisien (alias capek mikir juga jadi pengen cepet dapet keputusan).
Tapi justru itu sih, ini jadi challenge juga buat gw (lagi-lagi challenge..duh lol), biar lebih balance aja, dan sebagai 'pembenaran' untuk gw biar bisa juga memasukkan 'hati' dan 'perasaan' gw sebagai variabel dalam mempertimbangkan sesuatu hal.
Oke!
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment