A time to just stay calm
- Get link
- X
- Other Apps
Day 50
tanpa social media.
uhm
mantap. Tapi nonton di youtube mulu.
Lol
Well, semua bermula dari..uhm...inget gak no-twitter challenge tahun lalu? Good times good times. Tapi setelah challenge itu, gw buka lagi Twitter lewat browser 🤪terus rasanya apa bedanya sama install jadi gw install lagi appnya. Hahaha. Dan mulai lagi deh infinite scrolling.
Jadi, gw memutuskan untuk refresh lagi hidup tanpa social media. Kali ini mau lebih strong. Lebih determined.
Jadi gw apus deh akun Facebook yang sebenernya sih udah deactivate beberapa tahun lalu.
Terus deactivate Instagram. Sebenernya Instagram gak terlalu menarik sih. Paling cuma liat untuk update program-program yang gw ikutin aja, jadi sehari-hari average time spentnya juga cuma 9 menit.
Lastly, Twitter. Twitter oh Twitter. Where every useless information can feel very useful. Tapi di waktu yang sama ya kadang gw enjoy juga. Jadi setelah challenge ini akan evaluasi dulu apakah harus permanen di delete atau enggak. Sekarang ya cuma uninstall app dan log out dari browser aja.
Dan yah sudah 50 hari berjalan tanpa social media. Di dua minggu pertama gw bahkan selesai baca 5 buku, mewarnai sisa halaman di buku mewarnai, jahit rok, dan lain-lain.
Awalnya sih kayak gak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengisi waktu. Jadi gw sampe googling 'activities to do when you are bored', nanya juga ke beberapa temen. Tapi gw kemudian inget lirik dari 'I Belong' by Jacob.
Liriknya itu..ya itu dia. Selama ini gw selalu sibuk sama hal-hal yang gak penting, tapi kemudian gw merasa uneasy dan merasa gak punya waktu untuk tenang. Makanya di saat gw mau menggunakan waktu dengan lebih bermakna ini, rasanya tepat untuk menggunakan waktunya untuk stay calm dan slowly aja menjalani hari-hari. Karena kita semua butuh waktu untuk stay calm dan waktunya sebenernya selalu ada di situ, tinggal keputusan kita aja mau dipakai atau gak.
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment