Jadi belakangan ini ada tempat-tempat yang jadi favorit gw banget kalo ke Seoul. Awalnya sih karena pas gw dateng ke sana di musim panas, jadi mau jalan-jalan keluar tuh capek juga kalo outdoor terus. Jadi pengennya ngadem aja dan jalan-jalan kalo udah adem. Solusinya adalah gw ke perpustakaan seharian baca buku dan nongkrong sambil nunggu matahari tenggelam. 😙 Awalnya gw emang cuma sekedar tour keliling Seoul cari perpustakaan yang menarik dan nyaman, tapi gw menemukan better deal lagi yaitu kantinnya! Jadi biasanya perpustakaan umum di Korea itu akan gabung sama community center jadi pastinya ada banyak banget fasilitas umum warga disitu, salah satunya adalah kantin yang murah meriah! Makanan di restoran di Seoul biasanya udah menyentuh harga 10.000 won per meal, tapi kalo gw ke kantin ini bisa makan lengkap dengan harga mulai dari 5500-6500 won aja. Wow gak tuh. Jadi kegiatan gw pas musim panas kemarin bener-bener pagi ke perpus, baca buku, siang makan di kantin, baca buku ...
Perspective on food ingredients
- Get link
- X
- Other Apps
In my whole life, I think there are two remarkable foods that change my whole perspective of food. Well, it is kind of an exaggeration, but these two foods give me a new perspective on the way food is perceived.
It is just like how avocado is perceived differently on how to serve it. In Indonesia, we often use avocado as a dessert ingredient. We make avocado juice with lots of milk, and we eat avocado with condensed milk or chocolate, and in general, avocado is just a food that is perceived to be served sweetly. But when my Spanish friend saw that, she was shocked because she eats avocado with salt and pepper, and generally, avocado is being served as a salty cuisine for her.
Photo by Conscious Design on Unsplash
So, just similar to that, these two foods that I encountered broaden my view about the food serving.
The first one is eggplant with honey or called Berenjenas con Miel in Spain. I tried this food on my trip to southern Spain. I was looking at the menu in one restaurant and tried to order no-meat food, so this is one of them. I couldn't imagine how the food looks like, but I was up for a challenge anyway. When the food arrived, it looks totally different from how the eggplant is usually served in my country, so it was intriguing. But when I eat it, I decided that would be my favorite eggplant cuisine. Just additional information, eggplant is my favorite vegetable, so this is kind of a big deal.
Usually, for me, eggplant served as stir-fried food, and a kind of mushy, which I like, and can be cooked with different kinds of sauces. But this one is deep-fried, and in a shape that looks like a french fries. And it was sprinkled with salt and topped with honey, so sweet and salty. Sweet. Sweet. For an eggplant. Eggplant being served sweetly is just, wow. It just changes my whole perspective of an ingredient.
The second one is a potato pizza that I ate in Seoul. So my friends and I came to this one pizza restaurant that got popular thanks to BTS having a photo shoot there. We ordered different types of pizza slices to share, and we decided one of them would be the potato pizza.
My friend ended up 'addicted' to this combination at one point in her life, but I haven't brought it into practice. So when I had a chance, I ate my leftover pizza with condensed milk, and yes...yes...that's it. That's the thing.
I think at some point I was too fixed on how ingredients being used and served with what is common in my daily life, and maybe too comfortable with that, or just lazy in general. I think I should see more potential and possibilities in an ingredient and not get a fixed idea about something.
Maybe there are ways that I don't know yet to eat stinky beans, maybe it has much more potential than just being fried, boiled, or combined in various sambals. Maybe.
Popular posts from this blog
Disamperin aliran di Korea
Salah satu pengalaman yang gw dapatkan selama trip sebulan lamanya di Korea selama musim gugur ini adalah disamperin cult atau aliran tertentu. Jadi memang di Korea itu seperti jadi surga buat aliran-aliran agama baru tumbuh, mungkin udah pada pernah juga nonton dokumenter salah satu aliran gereja di Korea yang lumayan terkenal sesatnya. Gw gak tau kenapa pastinya banyak aliran-aliran baru atau aliran sesat muncul di Korea, ada beberapa hipotesis tapi ya masih hasil pemikiran gw aja. Dari jaman dulu sampe sekarang kayak masih gak berubah aja. Sebagai catatan, dulu salah satu aliran sesat sempat masuk ke lingkungan kampus tempat gw pertukaran pelajar di Korea. Di situ mereka emang nargetin mahasiswa asing. Modusnya adalah sebagai mahasiswa asing kita diajak volunteer, ada kelas bahasa, ada kunjungan ke panti jompo, dll. Nanti selama kegiatan itu kita akan pakai atribut tertentu, dan mengucapkan yel-yel terselubung yang dianggap bagian dari dokumentasi saja. Hasil dokumentasi berupa foto...
Perpustakaan (atau kantin ya?) favorit di Seoul
Jadi belakangan ini ada tempat-tempat yang jadi favorit gw banget kalo ke Seoul. Awalnya sih karena pas gw dateng ke sana di musim panas, jadi mau jalan-jalan keluar tuh capek juga kalo outdoor terus. Jadi pengennya ngadem aja dan jalan-jalan kalo udah adem. Solusinya adalah gw ke perpustakaan seharian baca buku dan nongkrong sambil nunggu matahari tenggelam. 😙 Awalnya gw emang cuma sekedar tour keliling Seoul cari perpustakaan yang menarik dan nyaman, tapi gw menemukan better deal lagi yaitu kantinnya! Jadi biasanya perpustakaan umum di Korea itu akan gabung sama community center jadi pastinya ada banyak banget fasilitas umum warga disitu, salah satunya adalah kantin yang murah meriah! Makanan di restoran di Seoul biasanya udah menyentuh harga 10.000 won per meal, tapi kalo gw ke kantin ini bisa makan lengkap dengan harga mulai dari 5500-6500 won aja. Wow gak tuh. Jadi kegiatan gw pas musim panas kemarin bener-bener pagi ke perpus, baca buku, siang makan di kantin, baca buku ...
Yang kayak gini-gini mendingan gausah dipikirin deh, buang-buang kapasitas otak
Sebenernya gak begitu niat untuk nonton DAY6 di Forever Young Finale. Antara masih bekas-bekas trauma m*c*m* (padahal gak nonton dan gak beli tiket buat konser additional di Jakarta kemarin, tapi sebagai sesama warga Indonesia aja udah meninggalkan trauma mendalam), terus juga masih rasa males karena artisnya diem-diem aje di tengah huru-hara ini. Tapi karena kebetulan emang mau ke Seoul buat nonton Xdinary Heroes, dan tanggalnya cuma beda seminggu, yaudah…nonton aja deh. Ikut aja dulu ticketing, nanti kalo gak mood tiba-tiba yaudah dijual aja. Tapi ya tetep akhirnya dijalani dan ditonton. Pas masih di luar venue gw juga masih kayak “ni beneran nih w nonton DAY6 ampe ke Seoul?” (Karena emang gak pernah ada niatan, buat gw suasana konser Kpop (terutama DAY6) di Indonesia itu yang paling best). Rasanya kayak “yang bener aje bro”. Sampe masuk venue masih syalala, begitu lagu pertama “Best Part” dimulai lah kok air mata menetes (agak orgil). Kayaknya emosi dari kejadian kemarin (yang ...



Comments
Post a Comment